Archive for August, 2010

26
Aug
10

Death

Kematian memang terkadang sulit untuk diterima,terutama oleh sanak saudara atau famili. Ada yang bisa menerima,ada juga tidak jarang tidak bisa menerima kenyataan bahwa kematian akan mendatangi kita semuanya. Tanpa kita tahu kapan dan dimana kematian itu datang. Tapi saya bukan mau membahas kematian itu sendiri,melainkan saya ingin membahas seperti apa kehidupan kita sebelum kematian. Sudah cukup kah kita berguna bagi orang-orang sekeliling kita,atau jangan-jangan kita lebih banyak musuh ketimbang kawan.

Paman saya baru saja dipanggil oleh Yang Maha Kuasa sore kemarin,penyakit nya mungkin karena beliau sudah terkena serangan stroke pertama beberapa bulan sebelumnya. Kemarin beliau mungkin terkena serangan kedua. Tidak tertolong dan akhirnya meninggal dengan tenang. Kehidupan beliau bagi saya terbagi atas 2 periode. Saya yang masih kecil sampai ABG, dan periode dimana saya sudah kerja sampai sekarang. Periode dimana saya masih kecil sampai ABG. Beliau sangat penyayang dan perhatian. Saya mancing,naik mobil ke puncak,dan ke dufan pertama kali oleh beliau. Jika tidak ada beliau mungkin saya belum pernah melakukan hal-hal seperti itu pada waktu kecil.

Namun beranjak dewasa,beliau sedikit lebih jauh dari keluarga saya. Perangai nya pun berubah,mungkin dikarenakan kehidupan beliau mulai menurun. Sedangkan saya mulai menanjak. Anyway,itu tidak mempengaruhi jasa beliau ke saya pada waktu saya kecil. U can hate people but in the end is u have to release ur hate anyway. Dari semalam sampai detik ini,yang saya kenang hanyalah kebaikan beliau. So selamat jalan om didi,bertemu lagi kita didunia lain.

Advertisements
24
Aug
10

Lift

Pesawat yang mungkin beratnya berton-ton dapat melayang dan ber-manoever ria di atas,sangatlah mustahil dilakukan jika tidak ada gaya angkat yang besar. Dalam ilmu aerodynamic,gaya angkat tersebut kita namakan lift. Nah untuk mengangkat pesawat yang mempunyai berat (weight) ditambah gravitasi,berarti membutuhkan gaya angkat (lift) yang lebih besar daripada berat pesawat itu sendiri. Kita tahu bahwa pesawat menggunakan hukum bernoulli’s. Dimana jika hubungan antara Velocity (kecepatan) berbanding terbalik dengan Pressure (tekanan). Jika kecepatan tinggi maka pressure nya akan turun,begitu juga sebaliknya. Hukum tersebut digunakan dengan kombinasi dari bentuk wings (sayap) dari pesawat terbang itu sendiri.

Jika dilihat dalam gambar,maka bagian atas wing lebih cembung daripada bagian bawah wing. Ini diperuntukan agar velocity/kecepatan aliran udara dibagian atas pesawat lebih cepat dibandingkan bagian bawah pesawat. Karena kecepatan aliran udara bagian atas wing lebih cepat daripada bagian bawah,sesuai hukum bernoulli bahwa pressure dan kecepatan berbanding terbalik. Maka pressure bagian atas pesawat lebih kecil dibanding pressure bagian bawah wing. Tekanan atau gaya inilah yang mengangkat pesawat hingga bisa terbang. Konsep inipun digunakan untuk semprotan nyamuk dan wing belakang pada mobil balap F1.

Sesuai dengan rumus lift,maka kita lihat bahwa lift sangat dipengaruhi oleh kecepatan (aliran udara) karena itu untuk V berpangkat 2. Lift pun dipengaruhi oleh coeficient lift (CL). Surface (permukaan) dari wing itu sendiri,apakah kasar atau halus. Untuk CL atau coeficient lift,ada beberapa faktor yang mempengaruhi,diantaranya:

1. Angel of attack
Center pressure dan seperated point bergerak ke depan dibarengi oleh meningkatnya Angel of Attack.

2. Bentuk dari wing itu sendiri,meliputi:
a. Leading edge radius
Semakin besar leading edge dari wings semakin lama pesawat untuk stall

b. Camber
Yaitu garis tengah yang membagi upper surface dan lower surface wings.

c. Aspec ratio
Perbandingan antara panjang dan lebar wing. Semakin besar aspect ratio,semakin besar CL namun semakin cepat masuk ke kondisi stall.

d. Sweepback
Bentuk atau type wing pesawat

e. Surface condition
Kondisi permukaan dari wing.

3. Reynold number
Reynold number ini sebenarnya berkaitan dengan besarnya radial leading edge wing,seperti tadi dijelaskan bahwa semakin besar radial leading edge maka semakin besar coeficient lift nya.

4. Mach number
Mach number akan lebih dijelaskan pada artikel sesudahnya ini.

21
Aug
10

Turbofan

Turbofan merupakan salah satu jenis dari jet engine. Kita tahu jet engine terbagi atas 3 jenis : turbojet,turboprop dan turbofan. Keistimewaan dari turbofan adalah jenis ini merupakan penyempurnaan dari turbojet dan turboprop. Kelemahan dari turbojet adalah boros bahan bakar,walau dalam soal tenaga lebih besar dibandingkan dengan jenis lain. Karena itu jenis ini cocok untuk dipakai pada pesawat tempur. Untuk turboprop,jenis ini mempunyai kelemahan yaitu tidak mampu mensupport high speed dan high altitude,hanya mencapai 25.000feet saja. Dan turbofan ini lah yang bisa menjawab semua requirment dari airlines yaitu: irit bahan bakar,mempunyai tenaga dorong yang besar.

Prinsip kerja turbofan adalah airflow(udara) masuk kedalam blade (low pressure compresor) atau kita sebut LPC dan dikompres kembali oleh blade yang lebih kecil ukurannya (high pressure compresor) atau kita sebut HPC,masuk ke ruang pembakaran (combustion chamber) dan diberi ignition sampai suhu atau temperatur tinggi baru lah disemprot oleh fuel. Karena terjadi pembakaran maka berubahlah energi kimia menjadi energi dorong. Energi dorong yang dihasilkan ini mendorong high pressure turbin (HPT) yang terhubung langsung dengan HPC sehingga HPC dapat berputar kembali. Energi dorong tersebut juga mendorong low pressure turbin (LPT) yang terhubung langsung dengan LPC. Dan sisa nya merupakan tenaga dorong pesawat. Jadi prinsip kerja turbofan dapat disederhanakan sebagai berikut :

Berbeda dengan motor bakar yang mempunyai 4step (langkah) atau 2step (langkah) pembakaran. Turbofan melakukan beberapa step TAPI dalam 1 WAKTU. Dan perbedaan dengan motor bakar adalah jika dalam motor bakar ruang pembakaran (combustion chamber) sudah di isi oleh campuran (mix) air dan fuel BARU diberi ignition (pengapian) sehingga terjadi pembakaran. Kalau di Turbofan ini,combustion chamber hanya di isi udara bertekanan tinggi saja. Karena tekanan tinggi maka temperatur tinggi dan diberi ignition,BARU di semprotkan fuel sehingga terjadi pembakaran.

Untuk gaya dorong (thrust) pesawat yang dihasilkan oleh pembakaran,sebenarnya hanya 15%-25% saja. Gaya dorong pesawat yang terbesar justru pada KIPAS (blade) atau LPC sebesar 75-85% yang digerak oleh LPT (seperti dijelaskan diatas). Karena itu Fan/blade/LPT dibungkus oleh casting,sehingga aliran udara (airflow) lebih terpusat mengalir kebelakang. Itulah alasan mengapa Turbofan lebih hemat bahan bakar dibanding dengan jenis lainnya. Dan pada saat engine berada kondisi HIGH SPEED,turbofan HANYA membutuhkan sedikit penambahan throttle untuk dapat menghasilkan thrust yang besar.

19
Aug
10

GITC kosambi

Finaly saya sampai juga di Garuda Training Center duri kosambi. Dimana,para penerbang khususnya penerbang Garuda belajar. Disini bukan hanya untuk para penerbang yang baru selesai dari flying school. Tapi disini juga ada beberapa kelas yang diperuntukan untuk Senior First Officer yang mau untuk menjadi Captain C. Dan tidak lupa disini pula para flight attendance training. Para pramugari tentunya hehehe. Tempat kosambi mempunyai fasilitas yang lumayan lengkap,dari mulai cafetaria,masjid,lapangan basket,lapangan tennis,lapangan futsal serta domitory untuk menginap.

Hari pertama di isi oleh penjelasan tata tertib sekolah disini oleh bu ati. Disamping absensi,attitude dalam kelas pun perlu diperhatikan. Untuk materi kelasnya,hari pertama di isi oleh aerodynamic. Aerodynamic dipelajari selama 2hari dan dilanjutkan oleh progress tes. Cukup menantang juga jika anda sedang menjalankan puasa dan belajar secara bersamaan. Bukannya lapar dan haus,melainkan tantangan ngantuk di dalam kelas nya yang sangat kuat. Ini terbukti oleh teman saya,Gori. Materi aerodynamic ini di bawakan oleh bapak Andhono,beliau termasuk bagian teknisi Garuda Indonesia. Pengalaman beliau di bidang aviasi cukup banyak.

Bridging course dimaksudkan untuk menyamakan persepsi atau mengulas kembali pelajaran yang didapat dari flying school. Rencananya bridging course ini di selenggarakan selama 1 minggu lebih (dipotong weekend) dan dilanjutkan oleh simulator F-28 sebanyak 5sesi dan simulator boeing classic sebanyak 3 sesi. Dan di batch ini,tidak hanya siswa BIFA saja,melainkan dari siswa diluar BIFA. Bahkan ada yang berasal dari flying school luar negri dan seorang pilot hercules. Kita nanti kan kejutan selanjutnya.

13
Aug
10

Irma djohan

Ada satu orang CEO dari Bali International Flight Academy (BIFA) yang mungkin spesial dibandingkan CEO lainnya. Dikarenakan beliau memang lebih membaur atau dekat secara langsung dengan anak-anak BIFA. Beliau juga secara tidak langsung berjasa untuk menampung aspirasi anak-anak BIFA dalam memajukan fasilitas campus BIFA. Sebut saja lapangan basket,ruang fitnes,entertaiment di cafetaria plus tidak lupa swimming pool serta joglo untuk bersantai atau sekedar main pingpong (tenis meja). Walau mempunyai watak keras namun beliau lebih openmind dalam segala hal,karena itu juga anak-anak BIFA lebih gampang berkomunikasi langsung dengan beliau.

Yup beliau yang saya maksud adalah Irma Djohan. Anak kandung dari pengusaha terkenal Robby Djohan yang dahulunya pernah menjabat sebagai direktur utama PT. Garuda Indonesia. Lahir tanggal 11 Juni,berbekal kuliah jurusan banking di STEKPI berlanjut dengan jurusan Master Commerce in Finance di University of New South Wales. Langsung dipercaya untuk mengelolah BIFA untuk lebih maju. Posisi Irma Djohan adalah Chief Operating Officer di BIFA ini. Penggemar movie dan travelling ini,mempunyai favorit quote “being bitch has it advantages”. Wow ngeri sekali juga quotes nya.

Anyways,untuk anak-anak BIFA yang masih melaksanakan pendidikan di buleleng Bali,best suggest adalah jika anda menemui kendala atau ingin melampiaskan kreativitas anda di buleleng,mungkin orang ini tepat untuk anda temui. Tapi hati-hati,salah-salah anda komplain akan sesuatu,maka cap “cry baby” akan melekat pada diri anda. Hahaha. And last but not least,mogas is as safe as avgas. Hahay.

12
Aug
10

Boeing 737-800 NG

Hari ini tanggal 12 agustus, saya dan semua batch 2 BIFA mendapatkan brifing dari Garuda Indonesia. Bertempat di Garuda City Center,sebelah gedung GSO (Garuda Sentra Operation) pada pukul 9 pagi sampai 12 siang. Disitu kami di brifing tentang bagaimana gambarannya kelanjutan training kedepannya setelah kami menyelesaikan pendidikan di flying school. Kami pun tidak semua berasal dari batch 2 BIFA saja, kami mendapatkan tambahan 6 orang dari direct entry,jadi totalnya adalah 21 orang. Dari keenam orang tersebut ada yang berasal dari aeroflyer,bekas FO salah satu maskapai yang lain. Dari brifing,kami direncanakan untuk mengikuti training Boeing 737-800 NG. Karena itu brifing langsung dipimpin oleh chief boeing 738NG, bapak Agus pramono.

Senang juga akhirnya mendapatkan Boeing 738 NG untuk training. Memang ada banyak perbedaan antara boeing classic series (737-200 ; 737-300 ; 737-400) dan boeing new generation (737-800NG). Disamping tampilan dashboard cockpit,sampai panjang dimensi serta kegunaan antara Boeing classic dan Boeing New Generation. Untuk Boeing classic tampilan instrument flying nya masih ada beberapa yang menggunakan analog (jarum). Sedangkan untuk Boeing NG,tampilan untuk instrument flying hampir dari semuanya sudah menggunakan glasscockpit. Artinya hampir semua menggunakan data digital,hanya beberapa intrument flying saja yang masih menggunakan analog untuk back-up.

Dari segi kemampuan jelas Boeing NG lebih daripada Boeing Classic, dengan mampu menempuh sampai kecepatan 0.78 Mach/440 knot (815km/h) dibanding dengan Boeing classic yang hanya mampu sampai kecepatan 0.74/420 knot (780km/h). Untuk mesin,sama-sama menggunakan mesin turbofan antara 64,4 kN sampai 117,3 kN per mesin. Untuk Boeing NG,pesawat ini mampu menempuh jarak 3.060 mil laut atau sekitar 5670 km. Untuk Boeing classic,pesawat ini mampu menempuh jarak 3.050 mil laut atau sekitar 5650 km. Dan satu hal lagi yang berbeda adalah MTOW (Max Take-Off Weight) atau berat maksimal pesawat untuk take-off atau lepas landas. Untuk Boeing NG, Maksimal Take-Off Weight dari pesawat ini adalah 79.010 kg (174.200 lb).

Sekarang kita bahas dari segi dimensi pesawat,karena faktor ini yang dapat mempengaruhi aerodynamic pesawat,kapasitas penumpang,dan lain-lain. Untuk Boeing NG dimensi panjang pesawat ini adalah 39,5 m (129,5 kaki). Jarak dari ujung sayap kiri ke ujung sayap kanan: antara 28,3 m sampai 34,3 m (93,0 kaki – 112,6 kaki) (36 m untuk sayap lawi bagi -700, -800, -900). Untuk kapasitas penumpang Boeing secara keseluruhan mampu menampung 85 hingga 189 penumpang. Semua data-data ini saya ambil dari Wikipedia,jadi jika ada kesalahan data,mohon di maafkan karena saya sendiri masih awan untuk boeing NG. Konten dari artikel ini tidak lebih dari sekedar untuk sharing hal-hal mengenai Boeing 737-800 NG.

11
Aug
10

Puasa hari pertama

Puasa hari pertama memang selalu saja spesial,entah kenapa begitu spesialnya. Mungkin karena hari pertam puasa dibulan Ramadhan,kita belum terbiasa saur,menahan lapar,mengendalikan pikiran,dan menahan emosi. Puasa pertama tahun ini jatuh pada tanggal 11agustus. Dan kebetulan untuk puasa tahun ini saya berada di Jakarta bersama keluarga saya. Tahun lalu saya menghabiskan 2/3 puasa saya di BIFA buleleng bersama teman-teman saya. Memang ada perbedaan antara puasa di Jakarta dan di BIFA buleleng.

Ada hal yang lucu tentang puasa pertama tahun ini. Entah sudah jadi fenomena ruti,jika bisnis makanan ringan atau makanan untuk berbuka pada bulan Ramadhan sering diserbu masyarakat. Jika kita perhatikan berita di trans7 atau trans tv,semua terpusat pada pasar benhil. Yup benhil,biasanya pada saat bulan Ramadhan disulap menjadi tempat jualan makanan,tajil,aneka es buah dan minuman segar lainnya. Benhil memang tempat yang sangat strategis untuk berjualan aneka makanan saat puasa. Disamping dekat dengan perkantoran,benhil juga mempunyai akses jalan besar Sudirman. Sehingga orang-orang pun sangat mudah untuk mengakses kesana.

Dan satu lagi yang mungkin lucu pada saat puasa adalah. Bertambah nya jumlah orang-orang yang tidur di masjid. Coba lihat saja masjid Istiqlal,mesjid bertempat di Jakarta pusat ini memang menjadi sasaran umat muslim untuk beribadah. Namun pada saat bulan Ramadhan,mesjid ini tidak hanya menjadi tempat beribadat. Namun juga mesjid ini menjadi tempat tidur para umat muslim. Entah apa yang menjadi alasan mereka untuk tidur di mesjid ini.

Mungkin yang perlu kita sadari adalah,puasa bukanlah beban yang harus dijalankan. Melainkan suatu bentuk keikhlasan dari seorang untuk belajar mengendalikan hawa napsu. Bukan sekedar menahan lapar dan haus,lalu nanti nya akan balas dendam makan pada saat buka. Atau tidur setelah beribadah karena merasa kurang tidur. Its all about keikhlasan kita untuk menjalankan. Untuk masalah makanan,tidak perlu makan spesial pada saat buka atau saur. Cukup makan secukupnya untuk menghilangkan lapar seharian puasa. So guys,tidak ada salahnya untuk meluruskan mind set kita pada saat puasa.




August 2010
M T W T F S S
« Jul   Sep »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Top Rated

Top Rated

Blog Stats

  • 115,366 hits
Advertisements