Archive for October, 2010

30
Oct
10

Flight Management System

Dewasa ini,seorang penerbang tidak memiliki workload yang sama dengan penerbang terdahulu. Ini dikarenakan adanya bantuan dari system berbasis komputer yang dipasang di setiap aircraft khususnya jet engine. System itu dinamakan FMS (Flight Management System). System ini bekerja untuk mengurangi workload penerbang, dengan system ini pesawat/aircraft bisa mengantarkan dari waypoint satu ke waypoint lainnya sesuai flight plan dengan autopilot . Sehingga dalam pesawat tidak lagi memerlukan navigator ato flight engineers. FMS ini pertama digunakan oleh pesawat Boeing 767,bahkan sekarang pun FMS ini sudah digunakan di small aircraft seperti cessna 172 (yang terbaru).

FMS mempunyai navigation database yang diperlukan oleh seorang penerbang yang disimpan dalam CDU (seperti gambar diatas) seperti:

  • Waypoint
  • Airfiled/airport
  • Runway
  • SID (Standart Instrument Departure)
  • STAR (Standart Terminal Arrival)
  • Holding point/pattern

Dan masih banyak lagi kegunaan dari FMS ini,bahkan FMS ini bisa menghitung bahan bakar (consumption fuel) dan juga Weight and Balance yang akan digunakan untuk penentuan penggunaan Flaps take-off dan landing. Pengaturan dalam flight level pun bisa disetting melalui CDU. Untuk aircarft sekarang FMS terkadang digabung kan oleh GPS seperti boeing 737-800 sehingga tidak memerlukan posisi awal sebagai acauan,ini dapat mengurangi resiko salah arah atau nyasar. Namun jika aircraft belum terpasang GPS seperti pada sebagian dari aircraft boeing classic ,maka penentuan posisi memerlukan posisi awal sebagai acuan untuk IRS (Inersia Referensi System).

Ada pun alat/panel pembantu lainnya berupa MCP (Mode Control Panel),panel-panel ini membantu pilot dalam mengatur pergerakan pesawat (heading,altitude,course,finding direction,auto throttle). Namun FMS bukannya tanpa kelemahan,system ini harus di update data base nya normalnya 28 hari. Ini harus dilakukan secara rutin,mengingat kasus 2 aircraft dari airline Adam Air yang jatuh dan nyasar. Dikarenakan kurangnya maintanance untuk FMS terutama IRS nya.

Advertisements
28
Oct
10

Simulator Boeing 737-Classic

Dimulai dari tanggal 27 Oktober 2010 dini hari (00.00wib) saya bersama pasangan tandem saya Nanette vega mengikuti simulator untuk Boeing Classic di GITC (Garuda Training Center). Selama kurang lebih 6 jam bersama instruktur Capt. Agus pramono (chief boeing NG) kami simulator untuk automasi pesawat. Automasi pesawat adalah cara menerbangkan pesawat dengan berbantu komputerisasi,untuk meminimalisasi workload dari penerbang. Untuk itu diperlukan flight plan yang sempurna. Dimulai dari pesawat masih di ground (darat),maka kita mulai mengisi CDU (computer database unit) dengan airfield dimana kita berada diteruskan dengan airfield tujuan, waypoint, weight, altitude, sampai berapa banyak kita membawa fuel dalam pesawat. Dengan sendirinya pesawat akan mengikuti sesuai waypoint yang dimasukan CDU tersebut.

Untuk memudahkan pilot,pesawat juga dilengkapi MCP (mode control panel) dimana control panel ini,memudahkan pilot untuk mengganti heading pesawat,merubah altitude dan mesetting trhottle tanpa menggunakan control colom selama berada di atas. MCP ini berada pada dashboard dari pesawat atau berada di depan persis pilot sehingga memudahkan pilot untuk pengoperasiannya. MCP dan data flight di CDU (yang kita masukan pada saat di ground) harus sinkron. Dalam artian perintah MCP dapat mengkover data di CDU dalam hal heading,altitude,speed. Begitu pula CDU dapat juga mengkover perintah MCP. Keduanya bekerja saling berkolerasi karena itu pilot seharusnya lebih sering memonitoring dan sinkronisasi antara CDU dan MCP.

Dimulai dengan pelajaran mengisi FMS di CDU,penerbangan simulasi dari surabaya menuju cengkareng. Dalam hal ini Capt. Agus duduk disebelah kanan,saya dan vega bergantian duduk disebelah kiri. Dalam cruising ke cengkareng,kami diharuskan mensetting altitude,speed,heading dengan menggunakan MCP. Kami pun juga diharuskan untuk belajar memaintain pesawat secara manual dengan bantuan flight director. Flight director ini yang membantu pilot untuk maintain pesawat secara manual. Tidak lupa Capt. Agus meminta kita untuk melakukan steep turn. Hal yang tidak biasa bukan untuk pesawat boeing steep turn 45 degree. Akhirnya jam 05.00wib tanggal 28Oktober 2010 saya dan vega telah menyelesaikan simulator boeing classic. Selanjutnya belajar non-type.

22
Oct
10

Rupiah ke 7900 ?? Why not …??

Bagaimana nasib rupiah terhadap mata uang lainnya? Bagaimana perekonomian Indonesia di masa depan? Apakah pasar modal dan pasar uang akan selalu positif pasca resesi global tahun 2007? Semua pertanyaan itu selalu ditanyakan oleh kebanyakan orang,mengingat perekonomian selalu berhubungan erat dengan pekerjaan hingga kehidupan mereka. Terlepas dari individu tersebut sudah berkeluarga atau belum. Mari kita lihat dari chart USD/IDR. Chart biasanya bisa berbicara banyak dibandingkan kita melihat dari pendekatan fundamental. Chart juga bisa memberikan informasi tentang prediksi atau pun psikologi pelaku pasar. Meskipun sang legenda Warren Buffet sangat tidak menyukai pendekatan secara teknikal analisis tersebut.

Melihat chart USD/IDR kita tahu pada februari 2009 sudah mengalami penguatan terus menerus hingga hari ini. Puncaknya adalah pada saat tanggal 5 oktober 2009 rupiah sudah menembus fibonacci retracement 161.8% jika kita menarik dari harga high yaitu tanggal 3 februari dan harga bottom nya yaitu tanggal 17 desember 2008. Ada dua indikasi kenapa bisa diambil kesimpulan bahwa harga rupiah akan terus menguat. Pertama adalah aturan dari fibonacci,yaitu jika harga sudah break dari 161.8% maka harga akan cenderung menyetuh ke level 261.8% yaitu harga 7926 rupiah,harga akan terus turun sampai titik cut loss di level 100% yaitu 10.626 rupiah. Pada harga itu maka rupiah akan melemah. Yang kedua adalah harga masih terus dibawah moving average yang artinya harga masih downtrend (dalam hal ini menguat).

Yang perlu kita ketahui adalah rupiah merupakan exotic currency yang mungkin bisa kita simpulkan adalah currency jenis ini sangat lamban atau tidak begitu fluktuatif,namun jika bergerak bisa sangat fluktuatif. Anyway ini hanya berdasarkan pengamatan dari penulis sebagai mantan trader. Tidak ada kepastian dalam mengamati pasar. Dan tidak bisa juga artikel ini dibuat untuk mengambil keputusan dalam pasar.

20
Oct
10

Bebek goreng H.Slammet

Setelah mencari-cari yang namanya bebek goreng H.Slamet,akhirnya hari ini saya bisa merasakan bebek goreng H.Selamet di Jakarta. Bebek goreng H.Slamet ini memang terkenal kelezatannya. Bebek yang digoreng empuk dan sambal korek yang terkenal pedasnya memang sangat cocok dengan lidah orang Indonesia. Apalagi kalo disantap untuk makan siang. Saya pernah mencoba bebek goreng ini pada saat saya masih sekolah penerbangan disolo. Makan bersama roommate saya gore,kami memesan 3 potong dada goreng. Dan ternyata bebek goreng H.Selamet juga buka cabang di Jakarta.

Kenikmatan makan bebek goreng H.Selamet terdapat pada sambel koreknya. Sambel korek ini sungguh pedas. Istilah jaman sekarang adalah “Pedesnya puuuoooolll” Sambel ini sama dengan sambal lainnya,hanya sambal tersebut dibuat dari cabe rawit (tanpa terasi) dan diguyur oleh minyak bekas goreng bebek tersebut. Jadi bisa anda bayangkan betapa pedas dan gurihnya itu sambal korek. Ditambah lalapan dan segelas es jeruk untuk menambah kenikmatan. Untuk sekali makan anda hanya membutuh kan sekitar Rp.25.000 saja sudah termasuk minum dan lalapan. Anda juga bisa memesan ati ampela goreng dan ceker ayam. Lokasi bebek goreng H.Selamet yang saya makan terdapat di lebak bulus. Setelah terminal,lampu merah belok kiri. Sampai pertigaan toko duren belok kanan. Nah lokasi bebek goreng H.Selamet ada disebelah kanan. Selamat mencoba




October 2010
M T W T F S S
« Sep   Nov »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Top Rated

Top Rated

Blog Stats

  • 116,818 hits
Advertisements